dlm
al quran, terdpat nma2 spt nabi uzair dan nabi sys
alaihumassalam, siapakah beliau, hdp zaman apa dan apa keutamaan
beliau? dlm alquran disebut juga bhwa kaum bani israel adlh kaum yg
paling unggul d muka bumi ini, siapakah bani israel itu, ap keistimewaan
yg mmbuat mereka unggul dan dimanakah keturunan mereka sekarang ?
JAWABAN :
> Mas Hamzah
Wa alaykumusalaam..
NABI SYITS ALAIHIS SALAAM
Beliau adalah putra Nabi Adam alaihis salaam, ketika nabi adam sakit
selama 11 hari, beliau memberikan wasiyat kpd sang putra yaitu syits yg
telah diberikan ilmu secara khusus oleh nabi adam dan memerintahkan
kpdnya agar menyembunyikan ilmunya dari qobil dan anak2nya, karena qobil
telah membunuh habil sebab iri darinya, maka jadililah qobil dan
anak2nya tdk mempunyai ilmu yg bisa diambil manfaatnya.Nabi Syits selalu
mukim di makkah, melakukan haji dan umroh sampai beliau wafat,beliau
mengumpulkan semua suhuf yg diturunkan kepadanya dan juga yg diturunkan
kepada ayahnya adam dan beliau mengamalkan semua isinya.beliau juga
membangun ka'bah dengan batu dan tanah.ketikan nabi syits sakit, beliau
memberikan wasiyatnya kepada sang putra yaitu anuasy, beliau meninggal
dan dikuburkan bersama dengan kedua ortunya di gua abu qubais, Nabi
syits lahir setelah umur nabi adam lewat 235 tahun dan Nabi syits ketika
wafat berumur 912 tahun.
KISAH UZAIR
Dalam surat at taubah ayat 30 Allah berfirman :
" dan orang2 yahudi berkata bahwa uzair adalah putra Allah "
uzair adalah nama salah seorang pendeta yahudi yg agung, beliau
sebelumnya adalah seorang tawanan negara babil.nama beliau dalam bahasa
ibroni adalah izro bin saroya, keturunan bani laway.uzair hafal kitab
taurat dan raja persia kurosy menghormatinya, raja tersebut
membebaskannya dari tawanan beserta twanan bani isrel lainnya yg berada
di babil, dan mengizinkan mereka kembali kepada kaumnya di arsalim dan
membangun peraturan mereka disana, itu terjadi pada tahun 451 SM.uzair
adalah pemimpin para pendetanya kaum yahudi yg kembali dengan kaumnya ke
arsalim dan memperbaharui peraturan serta mengembalikan syari'at kitab
taurat dari hafalan beliau,orang2 yahudi sangat mengagungkan uzair
bahkan sampai batasan pengakuan orang2 awam mereka bahwa uzair adalah
putranya Allah.itu adalah pujian yg berlebihan dari mereka kepada uzair,
dan yg mensifati uzair spt itu adalah segolongan pendeta yahudi yg ada
di madinah dan mereka diikuti orang banyak dari kalangan awam mereka.
penyebab uzair dianggap sebagai putra Allah adalah, saat itu kaum
'amaliqoh mengalah kan bani israel , mereka membunuh ulama'2nya bani
israel dan memboyong pembesar2nya, uzair menangis sedih sebab kekalahan
bani isrel dan sebab hilangnya ilmu dari mereka.suatu hari uzair bertemu
dengan seorang perempuan yg sedang menangis didekat kuburan dan berkata
: " aduhai, siapakah yg memberiku makan, siapakah yg memberiku baju
"uzair bertanya : " memangnya siapa sebelumnya yg memberimu makan dan
pakaian ?"perempuan : " Allah "uzair : " sesungguhnya Allah maha hidup,
Allah tidak mati "perempuan : " wahai uzair, siapakah dulu yg
mengajarkan ilmu kepada para ulama' sebelum bani isrel ?"uzair : " Allah
"perempuan : " lalu mengapa engkau menangisi mereka ?"maka tahulah
uzair bahwa dia sedang mendapatkan pelajaran.
kemudian dikatakan kpd uzair :" pergilah kesungai ini dan mandilah
disana, sholatlah dua rokaat maka engkau akan bertemu dengan orang tua,
jika dia memberimu makan maka makanlah. "lalu uzair pergi menuju
kesungai yg telah ditunjukkan, dia melakukan semua yg diperintahkan,
tiba2 dia ditemui seorang yg sudah tua dan berkata kpd uzair :" bukalah
mulutmu "uzair membukan mulutnya, kemudian orang tsb memasukkan sesuatu
seperti batu yg besar sebanyak tiga kali .kemudian kembalilah uzair dan
dia sudah menjadi orang yg paling tahu tentang kitab taurat.uzair
berkata kpd bani israel :" wahai bani israel, aku telah datang kepd
kalian dengan membawa taurat "bani israel : " wahai uzair, engkau
bukanlah seorang pembohong "kemudian uzair menuliskan kitab taurat
semuanya dengan pena.ketika orang2 telah kembali dari musuh2 mereka dan
para ulama' juga telah kembali, bani israel menceritakan kisah uzair
kepada mereka.kemudian mereka mengeluarkan naskah kitab taurat yg
disimpan di gunung dan membandingknnya dengan catatan uzair, ternyata
keduanya sama .
kemudian sebagian orang yg bodoh dari mereka berkata :" sesungguhnya
uzair bisa berbuat seperti ini hanyalah karena dia putra Allah "
Nabi Syith atau Seth (Hebrew: שֵׁת, StandardŠet, TiberianŠēṯ; Bahasa Arab: شيث Shith atau Shiyth; "Ditempatkan"), ialah merupakan anak lelaki ketiga kepada Nabi Adam a.s. dan Hawa, juga merupakan adik bongsu terakhir kepada Habel dan Qabel.
Syith merupakan satu-satunya anak Nabi Adam yang dilahirkan oleh Hawa
tidak mempunyai kembar (anak-anak lain dilahirkan kembar dan
berpasang-pasangan). Berdasarkan catatan Genesis 4:25,
Seth/ Syith dilahirkan selepas tragedi pembunuhan Habel oleh Qabel,
Siti Hawa percaya akan kekuasaan Tuhan yang akan menggantingkan Habel
dengan yang lain, oleh itu Tuhan telah memberikan Syith sebagai
pengganti. Syith diangkat sebagai salah seorang dari beribu-ribu Nabi yang diutuskan oleh Allah menurut pandangan Islam, Kristian dan Yahudi.
nabi Syits, beliau
adalah keturunan dari nabi Adam yang lahir tunggal dari seluruh putra
kembarnya. Beliau memiliki wajah yang mirip dengan nabi Adam. Oleh Allah
SWT, Syits diangkat menjadi nabi karena mempunyai kebijaksanaan
terhebat dalam sepanjang masa.
Nabi Syits hidup sekitar tahun 3630
sampai 2718 sebelum masehi, berbeda dengan manusia saat ini yang berumur
paling lama 100 tahunan, nabi syits hidup sekitar 912 tahun, meninggal
pada usia 1042 tahun. Istri Nabi Syits bernama Azura (hazurah), dari
pernikahannya dengan Azura pada usia ke 105 tahun, lahirlah seorang anak
bernama enos. Ia juga merupakan guru Nabi Idris yang pertama kali
mengajarkan membaca dan menulis, ilmu falak, menjinakkan kuda dan
lain-lain
Nabi Adam memberikan nasihat penting kepada Nabi Syit A.S, antara lain sebagai berikut :
yang pertama, Janganlah kamu merasa
tenang dan aman hidup di dunia. Karena aku merasa tenang hidup di surga
yang bersifat abadi, ternyata aku dikeluarkan oleh Allah daripadanya.
yang kedua, Janganlah kamu bertindak menurut kemauan hawa istri-istri
kamu. Karena aku bertindak menurut kesenangan hawa istriku, sehingga
aku memakan pohon terlarang, lalu aku menjadi menyesal.
yang ketiga, Setiap perbuatan yang kamu lakukan, renungkan terlebih
dahulu akibat yang akan ditimbulkan. Seandainya aku merenungkan akibat
suatu perkara, tentu aku tidak tertimpa musibah seperti ini.
yang keempat, Ketika hati kamu merasakan
kegamangan akan sesuatu, maka tinggalkanlah ia. Karena ketika aku
hendak makan syajarah, hatiku) merasa gamang, tetapi aku tidak
menghiraukannya, sehingga aku benar-benar menemui penyesalan.
Yang kelima, Bermusyawarahlah mengenai suatu perkara, karena
seandainya aku bermusyawarah dengan para malaikat, tentu aku tidak akan
tertimpa musibah.
Kisah Nabi Syits As dan Kisah Kematian Qabil sang Pendengki
Bismillaahirrahmaanirrahim. Setelah kasus terbunuhnya Habil oleh
saudaranya Qabil, kemudian Siti Hawa melahirkan anak kembar lagi. Yang
laki-laki diberi nama Syits (dalam bahasa Arab dan Ibrani) atau Syats
(dalam bahasa Suryani). Sedangkan yang perempuan diberi nama 'Azura.
Pengarang kitab Qasas Al- Anbiya (Hal. 59) menyebutkan bahwa setelah
menderita sakit selama 11 hari, nabi Adam As wafat. Ketika masih sakit,
Nabi Adam berwasiat kepada Syits untuk menggantikan posisi
kepemimpinannya. Nabi Adam juga mengingatkan Syits menjaga kerahasiaan
pelimpahan mandat ini agar jangan sampai diketahui oleh Qabil, sang
pendengki.
Menurut keterangan Ibnu Abbas, ketika Syits
Dilahirkan, nabi Adam sudah berusia 930 tahun. Nabi Adam sengaja memilih
Syits sebab anaknya yang satu ini memiliki kelebihan dari segi
keilmuan, kecerdasan, ketakwaan dan kepatuhan dibandingkan dengan semua
anaknya yang lain.
Sebagai Nabi, Syits As menerima
perintah-perintah dari Allah SWT yang tertulis dalam 50 Sahifah.
Demikian keterang dari hadits nabi SAW, yang diriwayatkan oleh Abu Dzar
al-Ghifari sebagaimana dikutip dalam Tarikh Thabari (Jil. 1, hal 152).
Patut kita perhatikan bahwa dalam memilih pemimpin, nabi Adam As
menjadikan ketakwaan, kecerdasan dan ketaatan sebagai kriteria utama.
Nabi Adam As mengebawahkan faktor usia, postur tubuh, kekuatan fisik dan
aspek-aspek lainnya.
Nasihat Nabi Adam As kepada Nabi Syits As:
1. Janganlah kamu merasa tenang dan aman hidup di dunia. Karena aku
merasa tenang hidup di surga yang bersifat abadi, ternyata aku
dikeluarkan oleh Allah daripadanya.
2. Janganlah kamu bertindak
menurut kemauan hawa istri-istri kamu. Karena aku bertindak menurut
kesenangan hawa istriku, sehingga aku memakan pohon terlarang lalu aku
menjadi menyesal.
3. Setiap perbuatan yang kamu lakukan,
renungkan terlebih dahulu akibat yang akan ditimbulkan. Seandainya aku
merenungkan akibat suatu perkara, tentu aku tidak tertimpa musibah
seperti ini.
4. Ketika hati kamu merasakan kegamangan akan
sesuatu, maka tinggalkanlah ia. Karena ketika aku hendak makan syajarah,
hatiku merasa gamang, tetapi aku tidak menghiraukannya, sehingga aku
benar-benar menemui penyesalan.
5. Bermusyawarahlah mengenai
suatu perkara, karena seandainya aku bermusyawarah dengan para malaikat,
tentu aku tidak akan tertimpa musibah.
Dalam kisah lain
dicetuskan: Wahab bin Munabbih mengatakan, ketika Adam As meninggal,
Syits As berusia 400 tahun. Dia telah diberi tabut, tali, pedang dan
kudanya yang bernama Maimun yang telah diturunkan kepadanya dari surga.
Apabila kuda itu meringkik, semua binatang yang melata di bumi
menyambutnya dengan tasbih. Syits As telah diwasiati untuk memerangi
saudaranya, Qabil. Dia pergi memerangi Qabil dan akhirnya perang itu pun
berkecamuk. Itulah perang pertama yang terjadi antara anak-anak Adam di
muka bumi. Dalam peperangan itu, Syits As memperolehh kemenangan dan
dia menawan Qabil.
Qabil sebagai tawanan berkata, ''wahai Syits,
jagalah persaudaraan di antara kita''. Syits As berkata, ''mengapa
engkau sendiri tidak menjaganya? Engkau telah membunuh saudaramu,
Habil''. Kemudian Qabil ditawan oleh Syits As, kedua tangannya
dibelenggu di atas pundaknya, dan dia ditahan di tempat yang panas
sampai meninggal.
Anak-anak Qabil bermaksud menguburkannya.
Tiba-tiba Iblis datang kepada mereka dalam rupa malaikat. Iblis berkata
kepada mereka, ''Jangan dikubur di dalam bumi''. Iblis membawakan dua
batu hablur yang telah dilubangi tengah-tengahnya. Dia menyuruh mereka
memasukkan Qabil ke dalam ruang antara dua batu hablur itu.
Memakaikannya dengan pakaian terindah dan meminyakinya dengan
ramuan-ramuan tertentu sehingga dia tidak mengering. Lalu Iblis menyuruh
mereka menyimpannya di sebuah rumah, diletakkan di atas kursi yang
terbuat dari emas dan memerintahkan kepada setiap orang yang masuk
kerumah itu untuk bersujud kepadanya sebanyak tiga kali. Iblis
memerintahkan kepada mereka untuk merayakan upacara setiap tahun
untuknya dan berkumpul di sekitarnya. Kemudian Iblis mewakilkan urusan
ini kepada setan. Setan itulah yang kemudian berkomunikasi dengan mereka
sehingga manusia terus-menerus sujud kepada Qabil.
Sementara
Syits As, setelah dia menunaikan tugasnya memerangi Qabil, dia pulang ke
negerinya dan menetap di sana sebagai juru pemutus yang adil di antara
manusia. Wahab bin Munabbih mengatakan bahwa Hawa, Istri Adam As,
meninggal di zaman anaknya, Syits As. Setelah meninggalnya Adam, Hawa
tidak hidup lama, hanya setahun, dan meninggal di hari jum'at dalam
waktu yang sama ketika dia diciptakan.
Diriwayatkan bahwa Hawa
dikuburkan berdekatan dengan Adam As. Setelah kepergian mereka, Allah
menurunkan 50 Sahifah kepada Syits As. Dialah orang pertama yang
mengeluarkan kata-kata hikmah. Dialah yang pertama kali melakukan
transaksi emas dan perak dan orang pertama yang memperkenalkan jual
beli, membuat timbangan dan takaran. Dan dialah orang pertama yang
menggali barang tambang dari dalam bumi.
Selanjutnya, Nabi Syits
As mempunyai seorang anak laki-laki yang diberi nama Anusy. Di dalam
kening Syits As terdapat cahaya Muhammad SAW yang berpindah kepadanya
dari Adam As. Setelah Anusy lahir, cahaya tersebut berpindah ke
keningnya. Oleh karena itu, Syits As tahu bahwa ajalnya sudah dekat. Dia
melihat rambut-rambut sudah memutih. Maka, pada tahun itu Syits As
meninggal dunia dalam umur 900 tahun.
Wahab bin Munabbih
mengatakan, setelah Syits As meninggal, dia digantikan oleh anaknya,
Anusy. Sebelum meninggal, Syits As menyerahkan tabut, tali, suhuf, dan
cincin kepada Anusy. Anusy berperilaku dengan baik dan memutuskan dengan
benar. Kemudian dia menikah dengan seorang wanita yang kemudian
mengandung seorang anak. Setelah anak itu lahir, cahaya Muhammad SAW
yang ada pada Anusy pindah ke wajahnya. Anak tersebut diberi nama
Qainan. Anusy terus melakukan kebiasaannya sampai dia menemui ajalnya.
Sebelum meninggal, dia serahkan tabut dan shuhuf kepada anaknya, Qainan.
Dia memberi wasiat dan mengangkatnya sebagai pengganti setelahnya.
Setelah Qainan diangkat menjadi pemimpin setelah bapaknya, dia muncul
di antara manusia dengan adil. Menjalankan perilaku yang baik. Kemudian
menikah dengan seorang wanita yang bernama Uthnuk. Dari pernikahan
tersebut, Uthnuk mengandung seorang anak laki-laki. Setelah lahir, anak
tersebut diberi nama Mahlaila dan cahaya Muhammad SAW pindah ke
keningnya. Selanjutnya, Qainan sakit, yang membawanya pada kematian.
Maka, dia serahkan tabut dan suhuf kepada anaknya dan mengangkatnya
sebagai penggantinya. Berikut Mahlaila meninggal dan cahaya beralih ke
anaknya yang bernama Yarid. Yarid pun meninggal dan cahaya itu berpindah
ke anaknya yang bernama Ukhnukh, yang kemudian dikenal dengan Nabi
Idris As.