salam

Khamis, 19 Jun 2014

Iblis




Dalam sebuah kitab karangan Imam al-Ghazali menyebutkan bahwa iblis itu sesungguhnya namanya disebut sebagai al-Abid (ahli ibadah) pada langit yang pertama, pada langit yang keduanya disebut az-Zahid. Pada langit ketiga, namanya disebut al-Arif. Pada langit keempat, namanya adalah al-Wali. Pada langit kelima, namanya disebut at-Taqi. Pada langit keenam namanya disebut al-Kazin. Pada langit ketujuh namanya disebut Azazil manakala dalam Luh Mahfudz (Lauhul Mahfudz) namanya ialah iblis dan selama 1000 Tahun giat taat beribadah sujud non stop kepada Allah, bahkan pernah menjadi Sayyidul Malaikat (Penghulu atau Pemimpin Malaikat),  dan Khozinul Jannah (Bendahara Surga) Dia (iblis) lupa akibat urusannya. Maka Allah S.W.T telah memerintahkannya sujud kepada Adam. Lalu iblis berkata, "Adakah Engkau mengutamakannya daripada aku, sedangkan aku lebih baik daripadanya. Engkau jadikan aku daripada api dan Engkau jadikan Adam dari pada tanah."Lalu Allah S.W.T berfirman yang maksudnya, "Aku membuat apa yang Aku kehendaki." Oleh karena iblis memandang dirinya penuh keagungan, maka dia enggan sujud kepada Adam A.S karena bangga dan sombong.  Dia berdiri tegak sampai saatnya malaikat bersujud dalam waktu yang berlalu. Ketika para malaikat mengangkat kepala mereka, mereka mendapati iblis tidak sujud sedang mereka telah selesai sujud. Maka para malaikat bersujud lagi bagi kali kedua kerana bersyukur, tetapi iblis tetap angkuh dan enggan sujud. Dia berdiri tegak dan memaling dari para malaikat yang sedang bersujud. Dia tidak ingin mengikut mereka dan tidak pula dia merasa menyesal atas keengganannya.
Allah S.W.T mengusirnya dari sorga melaknatinya hingga hari kiamat kerana dia menjadi kafir. Walaupun iblis itu pada sebelumnya sangat indah cemerlang rupanya, mempunyai sayap empat, banyak ilmu, banyak ibadah serta menjadi kebanggan para malaikat dan pemukanya, dan dia juga pemimpin para malaikat karubiyin dan banyak lagi, tetapi semua itu tidak menjadi jaminan sama sekali baginya.
Dalam kitab Tafsir showi Hal 2 Tafsir Al-a'rof bahwa di sana disebutkan bahwa iblis itu bapak moyangnya Jin dan setan, maksudnya bahwa sebelum dikutuk oleh Allah maka Iblis itu dahulunya bernama Jin, setelah dikutuk Allah hanya gara-gara tidak mentaati perintah untuk bersujud kepada Adam maka namanya menjadi setan. Dalam suatu kitab hadits yang menjelaskan tentang Iblis, karangan Syaikh Taftazani bin Basyumi, namanya kitab "Sholawatul kabul akhbar", bahwa Allah S.W.T. memerintahkan, memberi tugas, memberi mandat yang agung sangat mulia, diantaranya sebagai berikut:
1. Iblis sebagai penjaga surga dalam kurun waktu 40.000 tahun.
2. Iblis pernah hidup bersama bergabung dengan Malaikat selama 80.000 tahun.
3. Iblis diangkat menjadi penasehat Malaikat selama 20.000 tahun.
4. Iblis menjadi pemimpin malaikat karobiyyun dalam waktu 30.000 tahun (tiga puluh ribu tahun)
5. Iblis melakukan thowaf (mengelilingi) arasy bersama para malaikat dalam waktu 14.000 (empat belas ribu tahun), jadi secara keseluruhan iblis beribadah melakukan semua perintah kepada Allah dalam kurun waktu 185.000 tahun lebih, selama dalam ibadahnya seperti kita umat Islam, melakukan sholat, puasa, thowaf dengan para malaikat (mengelilingi baitul makmur di Dan arasy), iblis tidak merasa lelah dan mengeluh menjalankan perintah Allah, tugas-tugas Allah yang termulia ini, iblis menjalankan dengan ikhlas, tidak ada niat apapun kecuali karena Allah SWT semata-mata. Pada masa itu malaikat dan lainnya, iblis diberi gelar Al A’ziz (makhluk Allah yang termulia), ada yang memberi gelar A’zazil (panglima besar malaikat). Menurut kitab tafsir Munir dan Showi, iblis beribadah pada Allah dalam masa 80.000 tahun, thowaf di baitul Makmur dan Aras 14.000 tahun.Oleh karenanya dilangit pertama sampai ketujuh, iblis dihormati para malaikat, hingga terhormatnya iblis dilangit yang pertama berkibarlah bendera bertulis Al ‘abid (iblis ahli ibadah).Langit ke 2 berkibarlah tulisan Al Zahid (iblis ahli suci) tidak melanggar larangan Allah, dan mematuhi segala perintah Allah.Langit ke 3 berkibarlah tulisan Al Ar’rif (yang mengetahui segala kekuasaan kemulyaan Allah).Langit ke 4 berkibarlah tulisan Al Waliyu (yang dibebani dan dikasihi Allah).Langit ke 5 berkibarlah tulisan Attaqiyu (yang takut/ patuh perintah Allah).Langit ke 6 berkibarlah tulisan Alkhozinu (yang mengawasi makhluk Allah yang bernyawa)Langit ke 7 berkibarlah tulisan Azroilu (yang mencabut nyawa/ memberi celaka pada makhluk lainnya). Malaikat di penjuru alam semesta, dari bumi, langit, baitul makmur, arasy, dan sebagainya, mereka semua menghormati pada iblis sebagai makhluk Allah yang terhormat dan termulia, sehingga bila iblis lewat di depan para malaikat, maka malaikat menghormati pada iblis, bagaikan penghormatan prajurit kepada komandannya, pengawal istana pada rajanya, sehingga terhormatlah nama iblis di penjuru alam semesta. dalam sumber lain Iblis pada mulanya bernama Azazil dan tinggal di bumi. Azazil adalah jin yang taat kepada Allah dan memang Iblis sebenarnya adalah dari golongan Jin seperti pada firman Allah S.W.T "Dan ingatlah ketika kami berfirman kepada para malaikat "Sujudlah kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan Jin, maka ia mendurhakai Tuhannya" Alkahfi [50] , Dia menyembah Allah selama 1000 tahun, lalu Allah swt mengangkatnya ke langit pertama. Di langit pertama, Azazil beribadah menyembah Allah swt selama 1000 tahun. Kemudian dia diangkat ke langit kedua. Begitu seterusnya hingga akhirnya dia diangkat menjadi imam para malaikat. Apa pun perintah Allah kepada malaikat juga adalah perintah baginya, kerana dialah imam para malaikat yang memimpin malaikat.Azazil adalah imam kepada kepada seluruh malaikat (Al-muqorrobun, imamul jami'il malaikat). Ibadahnya kepada Allah banyak. Ada riwayat yang menyatakan Azazil beribadah kepada Allah selama 80,000 tahun dan tiada tempat di dunia ini yang tidak dijadikan tempat sujudnya ke hadrat Allah.

Ketika Allah Menciptakan Adam a.s., dan memerintahkan malaikat untuk sujud menghormat kepada Adam a.s. Azazil, sebagai imam para malaikat, sepatutnya lebih dahulu bersujud memimpin para malaikat. Tetapi, dia menolak, karena dia merasa bahawa dirinya lebih baik dari pada Adam. Sementara para malaikat lain terus sujud tanpa dipimpin oleh Azazil. Bukan saja enggan sujud, Azazil malah sombong dan menjawab kepada Allah:..."Dan (ingatkanlah peristiwa) ketika Kami berfirman kepada malaikat: Sujudlah kamu kepada Adam; maka mereka sujudlah melainkan iblis; dia berkata: Patutkah aku sujud kepada (makhluk) yang Engkau jadikan dari tanah ? Israa [61]" ...Keengganan sujud atas perintah Allah ini berpunca dari hasad dengki iblis Azazil, yang iri hati apabila Allah hendak menjadikan nabi Adam sebagai khalifah di bumi karena ia dijadikan dari api sedangkan manusia dijadikan dari tanah yang busuk dan melekat. Ia durhaka kepada Allah, takabur atas segala amal ibadahnya dan lupa daratan. Maka terhalaulah Azazil dari surga. Namanya diubah kepada Iblis.

Ahad, 23 Februari 2014

KELUAR 3HARI, 40HARI, 4BULAN

MENGAPA KELUAR 3HARI, 40HARI, 4BULAN?

Para Sahabat Keluar ke Jalan Allah:

Sebanyak 150 jemaah telah dihantar dari Madinah dalam masa 10 tahun tersebut. Baginda s.a.w. sendiri telah menyertai 25 daripada jemaah-jemaah tersebut. Sebahagian jemaah tersebut terdiri daripada 10,000 orang, ada yang 1,000 orang, 500 orang, 300 orang, 15 orang, 7 orang dan sebagainya. Jemaah-jemaah ini ada yang keluar untuk 3 bulan, 2 bulan, 15 hari, 3 hari dan sebagainya. 125 jemaah lagi sebahagiannya terdiri daripada 1000 orang, 600 orang, 500 orang dan sebagainya dengan masa 6 bulan, 4 bulan dan sebagainya.

Sekiranya kita menghitung dengan teliti maka akan didapati purata masa yang diberikan oleh setiap sahabat untuk keluar ke jalan Allah dalam masa setahun ialah antara 6 hingga 7 bulan.
(Petikan Bayan Maulana Yusuf: USAHA RASULULLAH SAW DAN SAHABAT RA DALAM KEHIDUPAN MADINAH)

Sahabat keluar 5 tahun:

Pada tahun 627M satu rombongan sahabat-sahabat Nabi S.A.W yang diketuai oleh Wahab bin Abi Qabahah dikatakan telah mengunjungi Riau dan menetap selama 5 tahun di sana (sebelum pulang ke Madinah)
(dipetik dari kitab 'Wali Songo dengan perkembangan Islam di Nusantara', oleh Haji Abdul Halim Bashah, terbitan Al Kafilah Enterprise, Kelantan, 1996, m/s 79, bab 9, ISBN 983-99852-8-0)

Sahabat radiyalaahu anhum keluar 6 bulan:

Bara’ Radiyallahu 'anhu meriwayatkan bahawa Rasulullah Sallallahu 'alaihi wasallam telah mengutus Khalid ibne-Walid Radiyallahu 'anhu kepada penduduk Yamen untuk mengajak mereka masuk Islam. Bara berkata: Aku juga termasuk dalam jamaah itu. Kami tinggal di sana selama 6 bulan. Khalid radiyalaahu anhu selalu mengajak mereka untuk masuk Islam, tetapi mereka menolak ajakannya. Kemudian Rasulullah Sallallahu 'alaihi wasallam mengutus 'Ali ibne-Abi Talib Radiyallahu 'anhu ke sana dan memerintahkan kepada Khalid r.a. untuk kembali dengan seluruh jamaah kecuali salah seorang dari jamaah Khalid r.a. yang mahu menemani Ali r.a, maka ia boleh ikut serta dengan Ali r.a. Bara r.a berkata: Akulah yang menemani Ali r.a. selama di sana. Ketika kami betul-betul dekat dengan penduduk Yaman, maka mereka keluar dan dan dating kehadapan kami. Lalu Ali r.a. mengatur shaf mereka untuk mengerjakan solah dan Ali yang menjadi imam dalam solah kami. Selesai solah, Ali r.a membacakan isi surat Rasulullah Sallallahu 'alaihi wasallam kepada mereka. Setelah mendengar isi surat Rasulullah sallalaahu alayhi wasalam itu maka seluruh Bani Hamdan masuk Islam. Kemudian Ali r.a. menulis surat kepada Rasulullah Sallallahu 'alaihi wasallam yang isinya memberitahukan tentang ke-Islaman mereka kepada baginda. Setelah isi surat tersebut dibacakan kepada Rasulullah Sallallahu 'alaihi wasallam, maka baginda langsung sujud syukur kepada Allah Swt. Setelah mengangkat kepala, baginda berdoa: Keselamatan bagi Bani Hamadan. Keselamatan bagi Bani Hamadan. (Bukhari, Baihaqi, Bidayah-wan-Nihayah)
(Dipetik dari kitab Muntakhab Ahadith, bab Dakwah dan Tabligh, hadith 108)
Keluar 4 bulan:

Ibn Juraij berkata: “Ada seseorang yang menceritakan kepada saya bahawa pada suatu malam ketika Umar radiyalaahu anhu sedang berkeliling (ghast) di sekitar lorong-lorong kota Madinah, tiba-tiba beliau mendengar seorang wanita sedang melantunkan sya’ir:

”Betapa panjang malam ini dan betapa gelap di sekelilingnya
Daku tidak boleh tidur kerana tiada yang tersayang yang boleh ku ajak bercumbu Andai bukan kerana takut berdosa kepada Allah yang tiada sesuatu pun dapat menyamaiNya Sudah pasti ranjang ini di goyang oleh yang lainnya

Ketika Umar r.a. mendengar sya’irnya itu, maka dia bertanya kepada wanita tersebut, “Apa yang terjadi padamu?” Wanita itu menjawab, “Saya sangat merindukan suami saya yang telah meninggalkan saya selama beberapa bulan.” Umar r.a. betanya, “Apakah kamu bermaksud melakukan hal yang buruk?” Wanita itu menjawab, “Saya berlindung kepada Allah.” Umar r.a. berkata, “Kuasailah dirimu! Sekarang saya akan mengutus orang untuk memanggil suami mu.”

Setelah itu Umar r.a. bertanya kepada anak perempuannya Hafsah r.anha, “Aku akan bertanya padamu mengenai sesuatu masalah yang membingungkan aku, mudah-mudahan kamu boleh memberi jalan keluar untukku. Berapa lama seorang wanita mampu menahan kerinduan ketika berpisah dari suaminya?” Mendengar pertanyaan itu, Hafsah r.anha menundukkan kepala merena merasa malu. Umar r.a. berkata, “ Sesungguhnya Allah tidak pernah merasa malu dalam hal kebaikan.” Hafsah menjawab sambil berisyarat dengan jari tangannya, “Tiga sampai empat bulan.” Kemudian Umar r.a. menulis surat kepada setiap amir (pimpinan) pasukan tentera Islam supaya tidak menahan anggota pasukannya lebih dari 4 bulan.” (Riwayat Abdur Razzaq dalam kitab Al-Kanz Jilidl VIII, m/s.308).

Ibnu 'Umar (Radiallahu'Anhu) mengatakan bahawa pada suatu malam Umar r.a. keluar (untuk melihat ehwal orangramai), tiba-tiba belaiu mendengar seorang wanita sedang bersya’ir:

Betapa panjang malam ini dan betapa gelap di sekelilingnya Aku tidak boleh tidur kerana tida yang tersayang yang boleh kuajak bercumbu. Kemudian Umar r.a. bertanya kepada Hafsah r.anha,
Berapa lama wanita dapat bertahan tidak bertemu dengan suaminya?” Hafsah r.anha menjawab, “Enam atau empat bulan.” Maka Umar r.a. berkata, “Untuk selanjutnya saya tidak akan menahan tentera lebih dari masa itu.” (Hr. Baihaqi dalam kitabnya jilid IX m/s 29) [seperti yang dipetik dari kitab Hayatus Sahabah, bab Al-Jihad]

Keluar 40 hari:

"Seorang lelaki telah datang kepada Saiyidina Umar ibnu Khattab r.a. maka Saiyidina Umar r.a. pun bertanya: Di manakah engkau berada? Dijawabnya: Saya berada di Ribat. Saiyidina Umar r.a. bertanya lagi: Berapa hari engkau berada di Ribat itu? Jawabnya tiga puluh hari. Maka berkata Saiyidina Umar r.a.: Mengapa kamu tidak cukupkan empat puluh hari? (Kanzul Ummal, Juzuk 2 muka surat 288, dipetik dari kitab 'Risalah ad Dakwah - Apa itu Dakwah Tabligh', susunan Hj. Abdul Samad Pondok Al Fusani Thailand, terbitan Perniagaan Darul Khair, 1988)

Keluar 3 Hari:

Daripada Ibnu Umar r.a. berkata: Nabi SAW telah memanggil Abdul Rahman bin Auf r.a. lalu bersabda: Siap sedialah kamu, maka sesungguhnya aku akan menghantar engkau bersama satu jama'ah maka menyebut ia akan hadis dan katanya: Maka keluarlah Abdul Rahman hingga berjumpa dengan para sahabatnya, maka berjalanlah mereka sehingga sampai ke suatu tempat pertama bernama Daumatul Jandal, maka manakala ia masuk ke kampung itu ia mendakwah orang-orang kampung itu kepada Islam selama tiga hari. Manakala sampai hari yang ketiga dapat Islamlah Asbagh bin Amru al Kalbi r.a. dan adalah ia dahulunya beragama Nasrani dan ia ketua di kampung itu.


(Hadith riwayat Darul Qutni, dipetik dari kitab 'Risalah ad Dakwah - Apa itu Dakwah Tabligh', susunan Hj. Abdul Samad Pondok Al Fusani Thailand, terbitan Perniagaan Darul Khair, 1988)

Fatwa Ulama:

Oleh Mufti Ebrahim Desai, Darul Ifta, Madrasah In'aamiyyah, Camperdown, South Africa.

Istilah, 'Tashkeel' (yang biasa digunakan dalam Jamaah Tabligh), bermaksud menyeru orang ramai kaum Muslimin untuk memberi masa mereka, untuk keluar ke Jalan Allah bagi tujuan pengislahan diri dan membuat kerja dakwah dan tabligh dalam jangkamasa tertentu, seperti 3 hari, 10 hari, 15 hari, 40 hari, 4 bulan, 7 bulan, 1 tahun dsbnya. Jangkamasa tersebut bukan satu kemestian tapi ianya hanya dianjurkan seperti mana seseorang yang mengikuti kursus kecemasan (first aid), misalnya, dianjurkan untuk mengikuti kursus praktikal selama sebulan. Walaupun tidak bermakna yang dia terus akan jadi doktor pakar, sekurang-kurangnya dia tahu apa yang perlu dia lakukan semasa kecemasan. Begitu juga, seseorang yang keluar ke Jalan Allah selama 3 hari, atau 40 hari, atau 4 bulan dsbnya, bukan bermakna dia telah menjadi seorang yang ahli atau pakar dalam Shari’ah, tapi sekurang-kurangnya dia tahu apa kehendak-kehendak asas dalam Shari’ah. Lebih lama masa yang dia berikan untuk keluar ke Jalan Allah, lebih banyak dia akan belajar dan menyempurnakan dirinya sebagai seorang Mukmin. Jangkamasa keluar tersebut bukanlah kriteria yang diwajibkan mengikut Shari’ah..
Dan Allah Maha Mengetahui.

(Mufti Ebrahim Desai, FATWA DEPT, Jawapan No. 2611, Askimam.com)


Ku Tabligh Buat Diriku

Para agamawan ini juga memainkan peranan penting di dalam kerja penterjemahan kitab-kitab bagi kegunaan aktiviti dakwah dan masyarakat Islam di Malaysia.Kerja-kerja penterjemahan kitab-kitab karya para ulamak daripada Benua Hind sedang giat di laksanakan.
Kedua-kedua kitab ini menerima sentuhan penterjemahan dari tenaga pengajar Madrasah Miftahul Ulum,Sri Petaling.


Selasa, 28 Januari 2014

PENYOKONG PAS TIDAK MAHU BERTERUSAN DILEMBUKAN OLEH ANWAR DAN PKR.

PENYOKONG PAS TIDAK MAHU BERTERUSAN DILEMBUKAN OLEH ANWAR DAN PKR... RAKYAT SELANGOR KINI BAGAI LEMBU DICUCUK HIDUNG.

DUN dan Jawatan MB Selangor Ni "Bapak" PKR Yang Punya Ke? 

SHAH ALAM - Pemuda Pas Selangor membidas tindakan bekas Adun Kajang, Lee Chin Cheh meletakkan jawatan tanpa alasan munasabah sebaliknya hanya ingin  memberi  laluan kepada Datuk Seri Anwar Ibrahim mengambil alih kerusi tersebut.
Justeru,   dilihat sebagai  satu bentuk pengkhianatan kepada rakyat Selangor serta rakan komponen dalam Pakatan Rakyat (PR) Selangor sedangkan negeri itu ditadbir secara bersama oleh Pas, PKR dan DAP.

Menurut Ketua Pemuda Pas Selangor, Syarhan Humaizi Abdul Halim, pihaknya kesal dan kecewa dengan tindakan tersebut yang menurutnya dilihat membelakangkan rakan daripada PR dalam membuat keputusan.

"Melihat situasi yang berlaku, peletakan jawatan itu hanya semata-mata untuk memberi laluan kepada Datuk  Seri Anwar Ibrahim bertanding sepertimana yang telah diumumkan Menteri Besar Selangor, Tan Sri Khalid Ibrahim pagi tadi.

 "...oleh itu Pemuda Pas Selangor mengingatkan PKR bahawa Selangor khususnya adalah negeri yang ditadbir secara bersama oleh Pas, PKR dan DAP,...sepatutnya persetujuan bersama amatlah diperlukan.

"...ini kerana tiada istilah Selangor adalah negeri PKR atau sebaliknya, maka tindakan sebegini akan mengeruhkan suasana politik antara PR dan memberi imej negatif kepada rakyat," katanya menerusi satu kenyataan hari ini.
DUN dan Jawatan MB Selangor Ni "Bapak" PKR Yang Punya Ke?

SHAH ALAM - Pemuda Pas Selangor membidas tindakan bekas Adun Kajang, Lee Chin Cheh meletakkan jawatan tanpa alasan munasabah sebaliknya hanya ingin memberi laluan kepada Datuk Seri Anwar Ibrahim mengambil alih kerusi tersebut.
Justeru, dilihat sebagai satu bentuk pengkhianatan kepada rakyat Selangor serta rakan komponen dalam Pakatan Rakyat (PR) Selangor sedangkan negeri itu ditadbir secara bersama oleh Pas, PKR dan DAP.

Menurut Ketua Pemuda Pas Selangor, Syarhan Humaizi Abdul Halim, pihaknya kesal dan kecewa dengan tindakan tersebut yang menurutnya dilihat membelakangkan rakan daripada PR dalam membuat keputusan.

"Melihat situasi yang berlaku, peletakan jawatan itu hanya semata-mata untuk memberi laluan kepada Datuk Seri Anwar Ibrahim bertanding sepertimana yang telah diumumkan Menteri Besar Selangor, Tan Sri Khalid Ibrahim pagi tadi.

"...oleh itu Pemuda Pas Selangor mengingatkan PKR bahawa Selangor khususnya adalah negeri yang ditadbir secara bersama oleh Pas, PKR dan DAP,...sepatutnya persetujuan bersama amatlah diperlukan.

"...ini kerana tiada istilah Selangor adalah negeri PKR atau sebaliknya, maka tindakan sebegini akan mengeruhkan suasana politik antara PR dan memberi imej negatif kepada rakyat," katanya menerusi satu kenyataan hari ini.

Jumaat, 24 Januari 2014

Ketua Dewan Ulama Pas Datuk Harun Taib, 71, meninggal dunia di Hospital Sultanah Nur Zahiran (HSNZ) di sini pada jam 12.17 awal pagi ini.


Semoga Allah s.w.t mencucuri rahmat ke atas ruh beliau, dan tempatkan bersama-sama para anbia,  para solihin dan syuhada ... amiin ya robbal aalamiin ..
KUALA TERENGGANU - Ketua Dewan Ulama Pas Datuk Harun Taib, 71, meninggal dunia di Hospital Sultanah Nur Zahiran (HSNZ) di sini pada
jam 12.17 awal pagi ini.

Menurut Pengarah HSNZ Tengku Ramlah Tengku Senik, Allahyarham meninggal akibat sindrom kegagalan fungsi pelbagai organ (MODS).

"Allahyarham meninggal jam 12.17 pagi ini akibat kegagalan fungsi organ dalaman (MODS)," katanya di sini.

Allahyarham pernah menjadi Anggota Dewan Undangan Negeri (Adun) Manir selama empat penggal bermula 1982 (Pilihan Raya Umum ke-6) sehingga 2004 pada PRU-11 dan sepanjang tempoh itu hanya sekali kalah pada PRU-7.

Allayarham meninggalkan seorang isteri dan lima anak.

Sementara itu, menurut Ketua Penerangan Dewan Ulama Pas Pusat Dr Mohd Khairuddin Aman Razali, jenazah Allahyarham dikebumikan pagi ini di Markaz Tarbiah Kubang Lembik, Manir di sini.

Presiden Pas Datuk Seri Abdul Hadi Awang merupakan antara pemimpin Pas yang hadir. - Bernama




Satu kejayaan Allahyarham Dato Harun Taib, Ketua Dewan Ulama PAS sebelum Allahyarham menghembuskan nafas terakhir Allahyarham semalam. Dalam hayat Allahyarham, Allahyarham tetap bertegas menentang penggunaan Kalimah Allah yang dituntut pihak Kristian didalam Bible atau cetakan versi bahasa Melayu untuk mengantikan perkataan God.



Semoga roh Allahyarham di rahmati Allah S.W.T dan di tempatkan bersama golongan orang-orang yang beriman.



Ayuh marilah Umat Islam tanpa mengira fahaman politik mempertahankan Kalimah Allah dari diguna pakai pihak Kristian untuk diterjemahkan mengantikan perkataan God dalam versi bahasa Melayu.

Agama 3 tuhan mahu guna kalimah Allah ia MENGARUT - Tuan Guru Nik Aziz

"Jangan guna kalimah ALLAH ganti God'......
ALHAMDULILLAH KEPADA ALLAH SWT YANG MAHA ESA.
TUAN GURU NIK AZIZ SUDAH MENEGASKAN KALIMAH ALLAH KHAS UNTUK UMAT ISLAM.
AGAMA LAIN TIDAK BOLEH MENGGUNAKAN KALIMAH ALLAH DALAM BIBLE





Photo: Satu tamparan hebat kepada pihak dalam PAS yang menyokong penggunaan Kalimah Allah oleh pihak Kristian apabila individu yang paling berpengaruh dalam PAS, Datuk Nik Aziz Nik Mat menyokong keputusan Majlis Syura Ulama PAS pada Januari tahun lepas yang TIDAK membenarkan Kalimah Allah diterjemahkan kepada bahasa Melayu untuk mengantikan perkataan God didalam Bible atau sebarang cetakan versi bahasa Melayu.

Mungkin ini satu kejayaan Allahyarham Dato Harun Taib, Ketua Dewan Ulama PAS sebelum Allahyarham menghembuskan nafas terakhir Allahyarham semalam. Dalam hayat Allahyarham, Allahyarham tetap bertegas menentang penggunaan Kalimah Allah yang dituntut pihak Kristian didalam Bible atau cetakan versi bahasa Melayu untuk mengantikan perkataan God.

Semoga roh Allahyarham di rahmati Allah S.W.T dan di tempatkan bersama golongan orang-orang yang beriman.

Ayuh marilah Umat Islam tanpa mengira fahaman politik mempertahankan Kalimah Allah dari diguna pakai pihak Kristian untuk diterjemahkan mengantikan perkataan God dalam versi bahasa Melayu.


KOTA BHARU - Masyarakat bukan Islam di negara ini tidak boleh sesekali menggunakan kalimah ALLAH sebagai menggantikan perkataan God sebagaimana yang terdapat dalam kitab mereka khususnya Bible, tegas Mursyidul Am Pas, Datuk Nik Abdul Aziz Nik Mat.

Menurutnya, perkataan God dalam kitab itu lebih tepat diterjemah kepada perkataan ‘tuhan’ bukannya ALLAH sebagaimana desakan sesetengah pihak.

“Tetapi yang menjadi masalah sekarang kerana ada orang mahu God diterjemah kepada ALLAH, ini tidak betul, God maknanya Tuhan, ia bukan bermakna ALLAH, ALLAH lain, tuhan lain, tuhan terlalu banyak, ada orang bertuhankan harta.

“Tuhan yang sebenar adalah ALLAH, tetapi God dalam bahasa Inggeris itu tidak boleh diterjemah kepada ALLAH, sebaliknya tuhan. Nama apa tuhan?

"ALLAH nama sebenarnya. Nabi Isa bukan tuhan, Siti Maryam tidak tuhan, (Malaikat) Jibril tidak tuhan, ALLAH itu nama-Nya, sifatNya ada 99, orang tidak boleh kenal ALLAH melainkan melalui nama-nama-Nya,” katanya ketika menyampaikan Kuliah Jumaat di Medan Ilmu.

Menurutnya, masyarakat Arab jahiliyah di Makkah menggunakan kalimah ALLAH sebelum kelahiran Nabi Muhammad SAW lagi, malah sekarang orang Cina pun selalu menyebut Alhamdulillah, Insya ALLAH selaligus membuktikan kalimah ALLAH sudah jadi sebutan untuk semua tanpa mengira Islam atau kafir.

Bagaimanapun katanya, walaupun kini kalimah ALLAH itu menjadi lafaz ‘biasa’ dalam kegiatan seharian masyarakat termasuk orang bukan Islam, namun ia tidak boleh disamakan dengan tuhan yang dirujuk dalam fahaman agama mereka.

Dalam pada itu, Nik Abdul Aziz enggan mengulas lanjut mengenai isu kalimah ALLAH sebaliknya hanya mengulangi sokongannya terhadap keputusan Majlis Syura Ulama Pas pada Januari tahun lalu.

Isu kalimah ALLAH hangat kembali berikutan tuntutan Pengarang The Herald, Paderi Lawrence Andrew yang berkeras mahukan semua gereja Katolik di Selangor menggunakan kalimah ALLAH dalam perhimpunan mingguannya sebelum mengundang kemarahan umat Islam.

Mesyuarat Majlis Syura Ulama Pas pada 13 Januari tahun lalu sebulat suara memutuskan ALLAH adalah kalimah suci iaitu ALLAH Yang Esa, tunggal, tidak beranak dan tidak diperanakkan.

Majlis Syura Ulama ketika itu turut menegaskan bahawa kalimah ALLAH adalah kalimah khusus dan tidak boleh diterjemahkan ke dalam mana-mana bahasa dunia kerana tidak menepati kehendak sebenar kalimah tersebut, begitu juga sebaliknya. SH

Satu tamparan hebat kepada pihak dalam PAS yang menyokong penggunaan Kalimah Allah oleh pihak Kristian apabila individu yang paling berpengaruh dalam PAS, Datuk Nik Aziz Nik Mat menyokong keputusan Majlis Syura Ulama PAS pada Januari tahun lepas yang TIDAK membenarkan Kalimah Allah diterjemahkan kepada bahasa Melayu untuk mengantikan perkataan God didalam Bible atau sebarang cetakan versi bahasa Melayu.

Mungkin ini satu kejayaan Allahyarham Dato Harun Taib, Ketua Dewan Ulama PAS sebelum Allahyarham menghembuskan nafas terakhir Allahyarham semalam. Dalam hayat Allahyarham, Allahyarham tetap bertegas menentang penggunaan Kalimah Allah yang dituntut pihak Kristian didalam Bible atau cetakan versi bahasa Melayu untuk mengantikan perkataan God.

Semoga roh Allahyarham di rahmati Allah S.W.T dan di tempatkan bersama golongan orang-orang yang beriman.

Ayuh marilah Umat Islam tanpa mengira fahaman politik mempertahankan Kalimah Allah dari diguna pakai pihak Kristian untuk diterjemahkan mengantikan perkataan God dalam versi bahasa Melayu
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...